Cara Menanyakan Apa Kabar dalam Bahasa Minang - Minangnese

Selasa, 25 Juni 2019

Cara Menanyakan Apa Kabar dalam Bahasa Minang

Halo dunsanak, sudah lama sekali saya tidak menulis di blog ini. Sudah berjamur dan berdebu. Ngomong-ngomong, apa kabar dunsanak sekalian? Bicara tentang menanyakan kabar, kali ini saya akan sedikit berbagi bagaimana bahasa Minang atau bahasa Padang apa kabar. Pasalnya menanyakan kabar adalah hal yang penting dalam percakapan--meskipun biasanya hanya sebagai basa-basi.

Oh ya, blog ini sebenarnya sudah dibuat sejak 2015 lalu. Beberapa artikel lainnya tentang bahasa Padang seperti perkenalan dan lainnya bisa kamu baca juga di blog ini. Eh, sekalian promo artikel lama tidak apa-apa ya.

Oke deh, teman-teman. Daripada berpanjang-panjang. Yok, kita bahas cara menanyakan apa kabar dalam bahasa Padang alias bahasa Minang.




Bahasa Minang Apa Kabar


Seperti yang saya jelaskan sebelumnya dalam artikel mengenai kata tanya, salah satu kata tanya itu adalah apa yang dalam bahasa Minangnya disebut apo.

Sedangkan kabar dalam bahasa Minang disebut dengan kaba. Jadi, apa kabar dalam bahasa Minang atau bahasa Padang adalah apo kaba. Sederhana, bukan? Namun bagaimana jika ini dipakai dalam percakapan? Mari kita bahas.

[Minang]
A : Lah lamo ndak basuo kito kawan, apo kaba?
B : Alhamdulillah elok kawan, kawan baa?

[Indonesia]
A : Sudah lama tidak bersua teman, apa kabar?
B : Alhamdulillah baik kawan, kawan bagaimana?

Kata apo kaba juga bisa dipakai dalam kalimat lain seperti menanyakan kabar orang lain yang bukan bicara kita.

[Minang]
A : Si Rustam baa nyo, lah lamo bana nyo ndak pulang. Apo lah kaba nyo kini tu.
B : Inyo sibuk manggaleh di Tanah Abang, banyak jua bali nyo, lah jadi urang kayo gadang.

[Indonesia]
A : Si Rustam gimana dia, sudah lama tidak pulang. Apa lah kabar dia sekarang.
B : Dia sibuk berdagang di Tanah Abang, banyak jual belinya, sudah jadi orang kaya dia.

Baca ini juga yuk: Kumpulan Percakapan Bahasa Minang dengan Teman

Namun selain itu, pertanyaan apo kaba juga sering disingkat menjadi menjadi a(po) kaba, merujuk kepada senangnya orang Minang suka menyingkat percakapan. Bagaimana contohnya?

[Minang]
A : Opp, Anton mah, dari ma(no) tadi ko? A kaba kamari?
B : Iko Da, ka mintak tolong ka Uda saketek a.

[Indonesia]
A : Oi, Anton, dari mana tadi? Apa kabar kemari?
B : Ini Da, mau minta tolong sedikit sama Uda.


Nah, itulah tadi sedikit contoh mengenai Bahasa Padang apa kabar. Tidak sulit, bukan? Jika dibandingkan dengan bahasa daerah yang lain, belajar bahasa Padang atau Minang cukup mudah karena tidak banyak perbedaan kata dalam bahasa Minang dengan bahasa Indonesia. Pasalnya, sebagian besar kata dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Minang. Nah, jika kamu masih ada pertanyaan tentang bahasa Minang, silakan tuliskan di kolom komentar.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda