Kata Tanya dalam Bahasa Minang - Minangnese

Sabtu, 28 November 2015

Kata Tanya dalam Bahasa Minang

Halo dunsanak, apa kabar? Kali ini saya ingin berbagi mengenai kata tanya dalam Bahasa Minang. Ketika ingin menanyakan sesuatu kepada seseorang kita sering menggunakan kata tanya. Berbagai kata tanya dapat digunakan sesuai dengan yang kita butuhkan. Selain itu kata tanya juga tidak bisa dipisahkan dari percakapan sehari-hari. So, kali ini saya akan mengajak dunsanak sekalian untuk mengenal kata katanya dalam Bahasa Minang. Yuk, simak.

Dalam bahasa Inggris kita mengenal konsep 5W+1H, dengan kata lain, dalam kehidupan ini ada 6 kata tanya yang umum digunakan. Kata-kata tersebut adalah what, where, when, who, why dan how. Selain keenam itu ada juga kata tanya yang lain seperti which. Nah, kalau yang tadi itu kata tanya dalam bahasa Inggris, sekarang yuk kita pelajari mengenai kata tanya dalam bahasa Indonesia dan bagaimana menyebutnya dalam bahasa Minang.

Apa
Kata tanya "apa" dalam bahasa Minang dilafalkan dengan "apo", namun karena kegemaran orang Minang untuk menyingkat pembicaraan sehingga "apo" kerap disingkat menjadi "a" saja. Berikut contoh kalimat tanya dengan menggunakan kata tanya ini.
Apa yang kamu pegang itu? (Indonesia)
Apo nan awak pacik tu? (Minang)
A nan wak pacik tu? (Minang dengan penyingkatan)

Baca juga : Cara Menanyakan Apa Kabar dalam Bahasa Minang

Dimana
Kata tanya "dimana" dalam bahasa Minang dilafalkan dengan "dimano", namun karena kegemaran orang Minang untuk menyingkat pembicaraan (lagi-lagi) sehingga "dimano" sering diucapkan dengan "dima" saja. Berikut contoh kalimat dengan menggunakan kata tanya ini.
Dimana dia meletakkan kunci mobil? (Indonesia)
Dimano inyo latakan kunci oto? (Minang)
Dima nyo latak kunci oto? (Minang dengan penyingkatan)

Kapan
Kata tanya "kapan" dalam bahasa Minang dilafalkan dengan "bilo", berikut contoh kalimatnya.
Kapan dia akan pulang? (Indonesia)
Bilo inyo ka pulang? (Minang)

Siapa
Kata tanya "siapa" dalam bahasa Minang dilafalkan dengan "siapo", namun karena kegemaran orang Minang untuk menyingkat pembicaraan (lagi-lagi) sehingga "sia" sering diucapkan dengan "dima" saja. Berikut contoh kalimat dengan menggunakan kata tanya ini. 
Siapa yang bersama denganmu itu? (Indonesia)
Siapo nan basamo angku tu? (Minang)
Sia nan samo angku tu? (Minang dengan penyingkatan)

Kenapa
Kata tanya "kenapa" dalam bahasa Minang dilafalkan dengan "kanapo" tapi kata tersebut tidak lazim diucapkan, biasanya untuk menanyakan kenapa orang Minang lebih suka menggunakan kata "dek a" yang berarti "karena apa", berikut contoh kalimatnya.
Kenapa dia tertawa? (Indonesia)
Dek a inyo galak? (Minang)

Bagaimana
Kata tanya "bagaimana" dalam bahasa Minang dilafalkan dengan "baa", berikut contoh kalimatnya.
Bagaimana dia bisa membuka pintu? (Indonesia)
Baa nyo bisa mambukak pintu? (Minang)

Yang mana
Kata tanya "yang mana" dalam bahasa Minang dilafalkan dengan "yang ma" atau "nan ma", berikut contoh kalimatnya.
Yang mana yang kamu suka? (Indonesia)
Nan ma nan kau suko? (Minang)

Berapa
Kata tanya "berapa" dalam bahasa Minang dilafalkan dengan "bara", berikut contoh kalimatnya.
Berapa harga mangganya buk? (Indonesia)
Bara harago mangganyo buk? (Minang)

Baca juga: Kata Ganti Subjek Orang Pertama dalam Bahasa Minang

Bagaimana dunsanak? Cukup mudah dimengerti bukan? Itulah pelajaran mengenai kata tanya dalam bahasa Minang Belajar bahasa Minang itu tidak sulit kok. Selamat belajar.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda